Ratusan WNI Tertahan di Wuhan

Ratusan WNI Tertahan di Wuhan

Ratusan warga negara Indonesia di Wuhan, Cina, dan kota-kota sekitarnya terus bertahan dari serangan 2019-nCoV alias virus corona. Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok mengandalkan bantuan dari kampus dan Kedutaan Besar Republik Indonesia setelah pemerintah Cina menutup akses keluar-masuk kota-kota tersebut mulai 23 Januari lalu.

Aditya Fahmi Nurwahid, mahasiswa pascasarjana Jurusan Jurnalistik dan Komunikasi di Universitas Wuhan, sedang antre makanan ketika Tempo menghubunginya, kemarin. Mahasiswa asal Sidoarjo, Jawa Timur, itu mengatakan kampus memberikan makanan secara cuma-cuma untuk para mahasiswa.

Seumur Jagung di Kemudi Utama Transjakarta

Tak sampai sepekan Donny Andy S. Saragih duduk di kursi Direktur Utama PT Transportasi Jakarta. Kemarin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot mantan Wakil Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta itu dari jabatannya.

Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta Faisal Syafrudin mengatakan Donny terbukti melakukan pelanggaran proses seleksi. “Pernyataan yang ditandatangani oleh yang bersangkutan bahwa tidak pernah dihukum ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” ujarnya, kemarin.

Gubernur Anies melantik Donny sebagai orang nomor satu di Transjakarta pada Kamis pekan lalu. Belakangan,  penunjukan Donny sebagai direktur utama dipertanyakan oleh Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta. Sebab, Donny terjerat kasus penipuan terhadap Direktur Utama PT Lorena Transport Gusti Terkelin Soerbakti pada September 2017.

Status Siaga Virus Corona

Status Siaga Virus Corona

Pemerintah menetapkan status siaga untuk menangkal penyebaran virus corona dari Cina.

Tim Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menyiagakan tim di pelabuhan dan bandar udara untuk mengantisipasi kedatangan penumpang dari Cina.

Efek virus ini merembet ke industri pariwisata. Sejumlah agen perjalanan telah membatalkan paket wisata, baik yang menuju Cina maupun yang ingin melancong ke Indonesia.

Dirut Baru Transjakarta Terdakwa Penipuan

Sejumlah kalangan mempertanyakan alasan Gubernur Anies Baswedan menunjuk Donny Andy S. Saragih sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta.

“Gubernur seharusnya mempertimbangkan track record,” ujar Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho, kepada Tempo, kemarin.

Pernyataan itu merujuk pada putusan Mahkamah Agung bertanggal 12 Februari 2019. Putusan itu menyebutkan bahwa hakim agung menolak kasasi yang diajukan Donny Andy Sarmedi Saragih dan terdakwa lainnya, Porman Tambunan.

Mahkamah Agung memperberat hukuman Donny dan Porman dengan 2 tahun kurungan akibat penipuan itu. Sebelumnya, Pengadilan Tinggi serta Pengadilan Negeri memvonis Donny dan Porman selama 1 tahun bui.

 

Nadiem Perpanjang Masa Magang Kerja Hingga Tiga Semester

Nadiem Perpanjang Masa Magang Kerja Hingga Tiga Semester
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan meluncurkan kebijakan yang memungkinkan mahasiswa dapat magang di perusahaan atau lembaga lain selama tiga semester. Program anyar tersebut rencananya akan diumumkan Menteri Nadiem Makarim hari ini.

Kementerian telah mendiskusikan magang tiga semester ini dengan banyak pihak, diantaranya Forum Rektor Indonesia. Arry Bainus, wakil rektor Universitas Padjajaran, mengatakan kegiatan menimba ilmu di luar kampus tersebut memiliki bobot tertentu dalam satuan kredit semester (SKS) yang lebih besar dari aturan sekarang, yaitu 1 SKS untuk setiap 45 jam magang. Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro mengatakan program magang anyar ini bersifat sukarela. Pemerintah juga akan menambah fleksibilitas mahasiswa berkuliah lintas disiplin ilmu, termasuk lintas fakultas. Kuota maksimalnya, 40 persen dari total SKS.

Ahli: Alasan Keterlambatan Data Harun Masiku Tak Masuk Akal
Sejumlah ahli teknologi informasi menganggap keterangan Direktorat Jenderal Imigrasi soal keterlambatan pelaporan data perjalanan Harun Masiku tak masuk akal.
Heru Sutadi, direktur eksekutif Information and Communication Technology, mengatakan alasan delay time dalam sistem perjalanan di bandara hanyalah akal-akalan imigrasi. Kalau pun ada gangguan jaringan atau komputer, dia melanjutkan, tidak bisa disebut delay, karena data yang terkirim tak terproses.

Imigrasi membutuhkan 15 hari untuk mengakui bahwa Harun Masiku, tersangka suap komisioner Komisi Pemilihan Umum, berada di Indonesia.